Kelar Hidup Loe…?

Assalaamu’alaikum ayyuhal shalihin/shalihat…
Alhamdulillah, al-shalatu wa al-salamu ‘ala Rasulillah…

Ijinkan saya bertanya kepada kita semua.
Apa itu?

“Kapan terakhir kali kita membaca Al-Quran?”

Tadi pagi?
Tadi malam?
Kemarin?
Beberapa hari yang lalu?
Seminggu yang lalu?
Dua minggu yang lalu?
Sebulan yang lalu?
Atau…?

Saya berharap, kita adalah ahlul Quran, yang senantiasa membasahi bibir kita dengan bacaan Quran. Yang senantiasa mengharu biru dalam kesyahduan jika membaca Quran.
Mengapa?

Karena Al-Quran adalah CAHAYA yang diturunkan Allah, sebagai penerang yang menerangi kehidupan agar manusia tidak terkungkung dalam kejahiliyahan.
“Wahai umat manusia, sungguh telah datang kepada kalian keterangan yang jelas dari Rabb kalian, dan Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang-benderang.” (QS. an-Nisaa’: 174)

Karena Al-Quran adalah PETUNJUK yang akan menunjukkan arah mana yang akan kita tuju. Dengan berpegang teguh pada Quran, maka manusia tak akan sesat selama-lamanya.
“Alif lam lim. Inilah Kitab yang tidak ada sedikit pun keraguan padanya. Petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Baqarah: 1-2).
“Sesungguhnya al-Qur’an ini menunjukkan kepada urusan yang lurus dan memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal salih bahwasanya mereka akan mendapatkan pahala yang sangat besar.” (QS. al-Israa’: 9).

Karena Al-Quran adalah RAHMAT & OBAT yang dengannya Allah akan memberikan rahmat dan memberikan obat dari segala macam penyakit. Membaca Quran adalah sarana dzikrullah, yang dengannya Allah menjadikan hati kita tenang dan tenteram.
“Dan Kami turunkan dari al-Qur’an itu obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Akan tetapi ia tidaklah menambah bagi orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. al-Israa’: 82)

Karena Al-Quran adalah PERNIAGAAN YANG MENGUNTUNGKAN. Setiap huruf yang kita baca Allah memberikan balasan 1 kebaikan, dan 1 kebaikan itu dilipatgandakan Allah menjadi 10 kebaikan. Kalau masih mau untung lagi, membaca Al-Quran adalah kebaikan, yang dengannya Allah hapuskan keburukan-keburukan.
Siapapun dia –jika muslim– yang membaca Al Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan Allah.

Maka, nikmat Allah mana lagi yang akan kita dustakan…???

Mari selalu memohon pertolongan kepada Allah, agar kita selalu dzikrullah, selalu bersyukur atas nikmat Allah dan memperbaiki ‘ibadah kita kepada Allah, termasuk -namun tidak terbatas didalamnya- adalah membaca Al-Quran.

Dengan demikian, kita terhindar dari orang-orang yang “KELAR HIDUP LOE…” karena jauh dari Allah, jauh dari Rasululullah, jauh dari Al-Quran. Na’udzubillah…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>