Jadi ‘ADA RASA’ Disini…!! Hallow Pak…!!!

Ini adalah cuplikan pernyataan Aa’ Gym dalam acara ILC TVOne, hari selasa 8 Nopember 2016 kemaren.

Banyak yang aneh pak, ini bagaimana mengumpulkan orang sebanykan ini. Saya kira tidak ada partai manapun yang sanggup pak. Tidak ada tokoh manapun. Benar….?

Jadi kalo ada yang nanya apa yang menggerakkan orang? Saya juga mikir, kenapa saya ikut bergerak pak. Padahal rada kurang tertarik demo-demo selain demo masak pak, karena bisa dibagi.
Ternyata pak, saya periksa ke hati ini, oh…. ini bergerak ngongkos sendiri semuanya ini masalah hati pak.┬áJadi ada rasa disini yang mungkin tdk bisa dijelaskan. Dan orang yang tidak merasakannya tidak akan mengerti…!
Jadi ada rasa disini…!!

Ini ilustrasi sederhana pak yaa…. kalo ada….
Ini ilustrasi ‘ADA RASA’… ya?

Ada guru, ulama yang mengatakan gini, “Ibu-ibu jangan makan babi, karena bagi ummat Islam babi ini tidak boleh dimakan, yaa… Dalilnya Surat Al-Maidah ayat 3. Gitu ya Bu….”

Naah… Trus ada yang misalkan pedagang babi, mengatakan…, atau siapa yang beli babi, mengatakan… “Ibu-ibu jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah ayat 3!”

Oh…jadi heran kita nih…
Ini siapa…???
Kenapa pakai ngomong-ngomong Al-Maidah?
Kalau suka makan babi ya sudah silakan saja. Tapi ini wilayah yang beda.
Nyeell…kesini pak (sambil nunjuk ke hati).
Kenapa ustadz yang ngajarin dianggap bohong?
Kenapa Al-Maidah dianggap alat kebohongan? Itu sederhananya pak… yah…?

Halllooww…pak… (sambil lihat ke Kapolri) yah begitulah yang saya rasakan….

Fokus…!!! Kawal FATWA MUI…!!!

Dear sahabat, mari kita tetap fokus yaa….

TETAP FOKUS…!!!
KAWAL FATWA MUI…!!!

Masalah pokok dari PENISTAAN AGAMA oleh Basuki Tjahaya Purnama (BTP) adalah :

1. BTP menuduh orang yang menyampaikan al-maidah:51 membohongi orang lain. ‘Orang’ ini berarti semua orang Islam yang menyampaikan ayat tersebut kepada saudaranya yang lain sebagai nasehat dan peringatan dari Allah.

2. BTP menuduh Quran al-maidah:51 sebagai alat untuk membohongi. Sesuai pernyataannya, BTP menyampaikan sejak berpolitik tahun 2003, bahkan menuduh RASIS dan PENGECUT pada orang yang menyampaikan ayat tersebut. Dia menuduh ayat tersebut digunakan orang untuk mempengaruhi orang lain agar tidak memilih dirinya.

3. Urusan menyampaikan ayat al-maidah:51 adalah urusan internal ummat Islam. Ia adalah bagian dari dakwah Islam, untuk menyampaikan Quran, menyampaikan ayat2 Allah, sebagai kabar gembira dan pemberi peringatan.
BTP tidak punya hak sedikitpun, untuk membuat interpretasi atas ayat Quran, yang tidak ia imani, apalagi dikaitkan dengan merugikan dirinya.

TETAP FOKUS…!!!
KAWAL FATWA MUI…!!!

***yang mau SHARE silakan. Ndak perlu ijin. Kita sebarkan kebaikan***