Menutup Aurat adalah Qodrat

jilbab-1Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS:An-nur:31)

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya [1233] ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS:Al-Ahzab:59)

Pernahkah sahabat sekalian memperhatikan presenter atau host wanita di sebuah acara televisi? Pernahkah sahabat sekalian memperhatikan bagaimana presenter atau host wanita itu terlihat kikuk, ribet, salah tingkah, karena pakaiannya yang ‘kurang bahan’.

Kalau belum pernah, cobalah sesekali perhatikan bagaimana para presenter/host wanita itu kikuk, ribet, karena pakaian yang dikenakannya.

Yang saya maksudkan adalah, ketika sang presenter/host memakai rok pendek, dia akan kikuk, ribet ketika akan duduk, sementara di depan banyak audien atau penonton. Yang terjadi kemudian adalah, sang presenter/host tersebut sibuk menarik-narik roknya ke bawah, sebelum duduk. Atau kemudian setelah duduk, dia akan kikuk bagaimana harus memposisikan kaki, menghadap ke lawan bicara, miring, duduk di ujung kursi, atau sibuk melipat-lipat atau menyelip-nyelipkan roknya untuk meminimalisir bagian diatas lutut agar tidak terlihat.

Atau coba perhatikan, presenter yang menggunakan blus/baju/atasan yang berpotensi memperlihatkan aurat. Perhatikan ketika mereka akan menunduk, sudah bisa dipastikan mereka akan meletakkan tangan di dadanya. Untuk apa? Ya untuk meminimalisir bagian dadanya yang berpotensi terlihat ketika dia menunduk.

Lalu coba perhatikan, presenter/host yang memakai kaos atau baju yang perbatasan ujung bawah dan celana/roknya minim. Atau kalau pas sedang di jalanan, mungkin kita semua sering terjumpa wanita yang dibonceng motor yang sibuk menarik-narik bagian bawah baju/kaosnya, agar pinggangnya tidak terlihat.

Fenomena itu saya ketengahkan, untuk menunjukkan kepada kita bahwa sebenarnya menutup aurat itu keniscayaan. Bahwa sebenarnya, para wanita tidak ingin bagian tubuhnya -terutama yang sensitif- terlihat oleh orang lain yang tidak punya hak melihat.

Anda, sahabat muslimah saya, jika Anda belum menutup aurat/berjilbab, atas nama cinta saya karena Allah, saya serukan tutuplah aurat Anda, jaga maruah dan ‘izzah Anda, harga diri dan kemuliaan Anda. Karena menutup aurat Anda, semoga rahmat Allah meliputi Anda, keluarga dan orang tua Anda. Aamiin…

Rihlah ke Jogjakarta [Bag-1]

11194918_10203952988413072_180947848_oPekan lalu, saya dan 13 orang sahabat saya rihlah ke Kota Pelajar, Jogjakarta. Pilihan weekend ke tlatah Kerajaan Mataram ini adalah hasil syuro saya dan para sahabat. Setelah sebelumnya rencana rihlah ini tertunda beberapa kali, akhirnya disepakati untuk berangkat ke Jogja pada Jumat 24 April 2015.

Take off jam 07.20 dari Balikpapan dengan maskapai yang menuliskan brand-nya dengan warna hijau, kami terlambat 30 menit landing di Adi Sucipto karena sedang ada latihan militer di runway airport.Selama 30 menit itu, pilot mengajak kami berkeliling, berputar-putar di udara Jogja.

Landing -/+ jam 08.00 WIB, kami sudah dijemput EO yang akan melayani dan meng-guide kami selama berada di tlatah kerajaan Mataram ini. Tentu saja, seperti  waktu hendak masuk ruang tunggu di bandara Balikpapan, kami pun berfoto bersama di Adi Sucipto sebelum meninggalkan bandara.

11118320_10203950002498426_1191759241_nDari Adi Sucipto International Airport, kami langsung menuju SGPC Bu Wiryo 1959, tempat sarapan nasi pecel yang cukup terkenal di Jogja. SGPC adalah singkatan dari SeGoPeCel, sego = nasi. Di tempat sarapan ini, kami dihibur oleh band sederhana yang cukup apik menyanyikan lagu-lagu lawas dan lagu-lagu masa kini. Mereka terdiri dari gitarist, bassist, drummer, pemain biola dan singer. Lagu pertama yg mereka persembahkan adalah Jogjakarta-nya KLA Project. Mereka  membawakannya dengan sangat apik. Gesekan biolanya manis sekali. Pun ketika mengiringi saya menyanyi Cinta Yang Tulus. Kami berkolaborasi dengan sangat indah.

Usai nyarap di SGPC, kami langsung menuju Borobudur. Waktu tempuh perjalanan ke candi kurang lebih satu jam. Ketika melewati daerah terdampak erupsi Merapi, pak sopir menjelaskan berbagai fenomena terkait. Salah satunya adalah adanya dua buah batu yang tidak bisa dipindahkan di daerah Jumoyo-Kali Putih-Muntilan.

Konon, kedua batu itu ada yang ‘menunggu’. Ada yang ditunggu oleh makhluk dengan kepala bercula, ada yang ditunggu oleh sosok berbaju serba putih. Teman di sebelah saya berbisik menyampaikan bahwa kisah-kisah mistis itu bisa mengakibatkan kesyirikan. Sementara saya, hanya mendengarkan saja penuturan kisah pak sopir, untuk mengambil hikmahnya.

11163542_10203948647704557_115036781_oKurang lebih pukul setengah dua belas kami tiba di pelataran Candi Borobudur. Oh ya, dalam perjalan ke Borobudur, teman saya sempat bercerita bahwa Candi Borobudur ini ada kaitannya dengan sejarah Islam. Konon ada yang menulis tentang Candi Borobudur dan menghubungkannya dengan Kerajaan Saba’ dengan Ratu Bilqis, serta mengkoneksikan dengan mukjizat Nabi Sulaiman yang memindahkan istana Ratu Bilqis dalam sekedip mata. Bahkan konon, nama kota Sleman di Jogjakarta pun dikaitkan dengan nama Nabi Sulaiman ‘alaihissalam. Saya menimpali cerita teman saya ini dengan pernyataan ringan saja, bahwa kisah Nabi Sulaiman, Kerajaan Saba’ dan Ratu Bilqis-nya semuanya ada di tanah Arab. Semua nabi-nabi yang diutus Allah dan tertulis kisahnya dalam Qur’an, kisahnya selalu di tanah Arab.

Lalu saya mencoba mencari tulisan tentang Nabi Sulaiman, Kerajaan Saba’ dan Ratu Bilqis. Hasilnya? Silakan baca disini, disini,  atau disini.  Sementara tulisan yang menghubungkan Nabi Sulaiman, Kerajaan Saba’ dan Ratu Bilqis dengan Borobudur, Sleman atau Wonosobo diantaranya ada disini.

Turun dari minibus di pelataran parkiran candi, kami langsung diserbu para pencari rizqi. Ada yang jualan topi dan berbagai macam assesoris, ada pula yang jualan minuman. Dan tentu saja, ada penyewaan payung untuk berkeliling candi karena memang cuaca sedang panas terik. Sebelum turun dari minibus, pak sopir sudah berpesan, kalau mau beli oleh-oleh agar melakukan penawaran kisaran 70% dari harga yang ditawarkan pembeli. Maka teringat itu, saya akhirnya membeli ‘topi rimba’ warna putih tulang dengan harga 20% dari yang ditawarkan.

11169031_10203949901975913_1725125072_nKami memasuki gate area candi, kami menggunakan pass card. Dan selanjutnya, kami sudah ‘ditunggu’ oleh para penjual souvenir yang dengan gigih menawarkan dagangannya. Oh iya, sebelum melanjutkan perjalanan menaiki tangga-tangga candi, kami sempatkan foto bersama di taman setelah keluar gate area candi.

Kami berada di area candi kurang lebih setengah jam lamanya. Dari lokasi paling atas –stupa Borobudur– kami melihat pemandangan yang terbentang indah mengelilingi candi. Hijau pepohonan, birunya langit, gugusan cakrawala di kejauhan adalah ciptaan Allah yang tidak sia-sia bagi manusia. Begitulah kiranya Allah menegaskan dalam Al-Qur’an. Semua ciptaannya adalah sebagai alat bantu berpikir bagi ulul albab.

11167450_10203952993733205_1692589387_oKunjungan ke candi Borobudur kami akhir dengan sholat zhuhur dan ‘ashar secara jama’ dan qashar dan tentu saja berjama’ah di masjid area candi.

“Rabbanaa maa khlaqta hadzaa baathilan, subhaanaka faqinaa ‘adzaabannaar…”

Perombakan Kabinet dan Penggantian Putra Mahkota Arab Saudi

SnapCrab_NoName_2015-4-29_13-41-17_No-00Waktu dini hari tampaknya menjadi waktu pilihan bagi Raja Salman bin Abdulaziz untuk keluarkan keputusan-keputusan kerajaan (awamir malakiyah) yang strategis.

Pada dini hari Rabu ini, 29/4, Raja Salman kembali lakukan reshufle kabinet. Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz dihentikan jabatannya sebagai putera mahkota atas permintaan yang bersangkutan. Sebagai penggantinya, pangeran Muhamad bin Nayef bin Abdulaziz diangkat sebagai putera mahkota. Sedangkan pangeran Muhamad bin Salman bin Abdulaziz yang juga menteri pertahanan diangkat sebagai wakil putera mahkota.

Di sisi lain, menteri luar negeri yang sudah menjabat sebagai menlu selama 40 tahun, Suud bin Faishal bin Abdulaziz, diganti oleh Adil Al Jubair, mantan dubes Saudi di Amerika. Masih banyak lagi beberapa jabatan kementrian dan lembaga negara yang direshufle.

Keputusan ini oleh para pengamat dianggap sebagai kelanjutan dari kebijakan Raja Salman untuk lakukan perubahan-perubahan politik Saudi yang sudah dia lakukan sejak mulai naik tahta, baik dalam maupun luar negeri. Sejauh ini memang dirasakan ada nuansa baru dari langkah-langkah politik raja Salman yang dianggap membawa harapan lebih baik.

Keputusan ini juga menandakan dimulainya peralihan kepemimpinan Saudi kepada generasi muda. Karena kedua putera mahkota ini terbilang masih muda dibanding umumnya para putera mahkota sebelumnya.

Maka, setelah Raja Salman, kepemimpinan Saudi dipastikan mulai berpindah ke generasi cucu dari sang pendiri kerajaan Saudi moderen; Raja Abdulaziz.

Semoga kepemimpinan Saudi berjalan damai dan membawa kebaikan dan keberkahan bagi umat Islam.

Maraji’ :
– https://www.facebook.com/abdullahhaidir.haidir

– https://instagram.com/p/2CsDMLwrnL/

Gagasan Ngawur Sertifikasi Pelacur

ahok ngawurTak habis-habis gagasan ‘brilian’ Ahok ini. Setelah beberapa waktu lalu mau buat tempat khusus penjualan minuman keras karena terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan yang melarang penjualan minuman keras di minimarket, ditambah lagi pernyataan keminternya bahwa “Tidak ada orang mati karena minum bir”, lalu disusul ide ‘cemerlang’ untuk membuat lokalisasi buat para pelacur, kini pernyataan ‘cerdas’ gubernur keturunan China ini kembali terlontar. Ide SERTIFIKASI PELACUR…!!! Silakan lihat disini.

Saya melihat, ulah gila Ahok ini, -gila beneran gak pake tanda kutip- semata untuk menutupi kelemahan dan atau kekurangannya. Mencari panggung, membuat heboh agar publik abai atas minimnya prestasi Ahok. Membeli media untuk memuja-mujanya bak pahlawan anti korupsi, agar publik abai atas ketidakbecusannya.

Tragisnya…., memang banyak orang yang ‘buta’ mata hatinya tertipu media sampah yang merilis berita karena uang, termasuk sodara-sodara muslim saya, yang kemudian justru memuja-muja orang kafir yang bermulut kotor dan arogan.
Sementara masih banyak pemimpin muslim yang jaaaauh lebih berprestasi, sopan dalam tindakan, pun santun dalam berucap.

Semoga sodara-sodara muslim saya di Jakarta segera ‘bangun dari tidur’nya, dan semoga Allah ‘Azza wa Jalla memberikan kekuatan kepada warga Jakarta, untuk bisa mendapatkan pemimpin yang jujur, amanah dan bisa membawa Jakarta sebagai kota yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan. Aamiin….

Yang setuju dengan saya silakan di-share. Yang tidak setuju, ya boleh-boleh saja kalo mau share. Tapi ndak boleh protes.

Wahai Saudariku, Tutuplah Auratmu…!

jilbab-1

Sahabat, nikmat sekecil apapun, syukurilah.

Anda, para wanita, yang sudah menutup aurat, syukurilah bahwa Allah memberikan Anda hidayah. Tidak semua orang seperti Anda.

Kalau cara menutup aurat Anda belum sesuai syariat, masih ketat disana-sini, mohonlah pertolongan kepada Allah agar dapat menutup aurat sesuai syariat. Luruskanlah niat, bahwa Anda menutup aurat karena perintah Allah, sebagai salah satu bentuk penghambaan kepada Allah, bukan karena yang lain. Luruskanlah niat. Mohonlah pertolongan, kemudian bersungguh-sungguh dan bertawakkallah. Semoga Allah mudahkan urusan Anda.

Bagi yang sudah menutup aurat sesuai syariat, tidak menampakkan bentuk tubuh, bersyukurlah bahwa Allah telah karuniakan keutamaan kepada Anda. Doakanlah saudari-saudari Anda yang lain agar seperti Anda adanya. Jangan mencibir terhadap saudari-saudari Anda yang cara menutup auratnya belum sesuai syariat. Saudari-saudari Anda itu butuh pemahaman, pahamkanlah. Saudari-saudari Anda itu butuh perhatian dan bantuan, perhatikanlah dan bantulah.

Diatas itu semua, mari kita niatkan semuanya hanya untuk beribadah kepada Allah. Janganlah bersedih…., sesungguhnya Allah beserta kita.

Ahlan wa sahlan…

C360_2015-04-19-21-22-31-686Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Setelah sekian lama ingin membuat website pribadi, alhamdulillah, akhirnya kesampaian. Tak lain dan tak bukan, personal website ini adalah salah satu alat dari sekian banyak cara untuk berbagi kebaikan. Amar ma’ruf nahi munkar.

Layaknya media lain yang sudah saya miliki -Facebook, Twitter, Path, Instagram- tidaklah saya menginginkan keberadaan website ini kecuali untuk kebaikan, yang dengannya menjadi saksi buat saya kelak di yaumil akhir. Saya tidak membatasi konten yang akan saya tulis disini. Bisa politik, ekonomi, sosial budaya, religi, fotografi dan konten lainnya.

Saya ingin menjadikan website ini related sebagaimana yang tersebut dalam ayat tersebut dibawah ini:

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (Al-Anfaal: 60)

Hanya kepada Allah saya menyembah, memohon pertolongan dan perlindungan. Dan hanya kepada Allah saya berserah diri atas segala urusan. Karena hanya Allah sebaik-baik penolong dan sebaik-baik pelindung.

Bumi Allah, April 2015